Pernah mendengar tentang Hajar Jahanam? Yup benar, batu ini atau sebenarnya getah pohon yang diolah menjadi keras, dipercaya bisa membantu mengatasi ejakulasi dini pada laki-laki. Yang menjadi pertanyaan apakah benar hajar jahanam bisa mengatasi ejakulasi dini? Kali ini kita akan bahas mengenai hajar jahanam, setuju ya.
Secara bahasa hajar jahanam bisa diartikan batu neraka namun untuk wilayah Amerika dan Eropa mereka menyebutnya Egyptian Black Stone sedangkan di Mesir sendiri dikenal dengan nama hajar sa'adah atau hagar al sada. Hajar jahanam sebenarnya adalah produk herbal yang dibuat dari getah pohon yang hanya ada di Mesir dan India.
Cara penggunaan hajar jahanam tidaklah rumit, cukup dioleskan pada kepala penis, batang penis atau pada bagian yang sensitif dari penis sekira 30 menit sebelum melakukan hubungan intim. Pada pemakai pemula hajar jahanam cukup dioleskan 2 kali sedangkan yang sudah sering menggunakan biasanya dioleskan sebanyak 3 kali. Hajar jahanam memberikan efek rasa hangat pada penis serta rasa kebas yang membuat sensitivitas penis berkurang selain itu hajar jahanam juga menyebabkan ereksi berkepanjangan sehingga membuat hubungan intim menjadi lebih lama.
Sebenarnya adakah penelitian ilmiah tentang hajar jahanam? Penelitian ilmiah untuk hajar jahanam memang sangat sedikit tetapi pernah dilakukan, salah satunya oleh Universitas Fayoum di Mesir pada tahun 2011. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan hajar jahanam pada pasien menunjukan peningkatan progresif waktu latensi ejakulasi intravagina atau bahasa mudahnya terjadi "perpanjangan" waktu yang dibutuhkan oleh laki-laki untuk ejakulasi selama penetrasi vagina. Vulgar gak sih bahasanya? Nggak ya karena kan yang dibahas tentang ejakulasi dan hubungan kita eh maksudnya hubungan intim.
Bagaimana dengan efek sampingnya? Sebaiknya penggunaan hajar jahanam diawasi oleh pihak yang berkompeten dalam hal ini dokter tapi pada kenyataannya penggunaan hajar jahanam bebas dilakukan, hajaaar bleh. Mengenai efek samping dalam penggunaan normal hampir tidak ada tetapi akan berbahaya jika hajar jahanam tertelan atau terhirup karena dapat menyebabkan bronkitis, pneumonia, edema paru bahkan kanker karena efek karsinogenik dalam jangka panjang.
Sebelum menggunakan pastikan kita paham cara penggunaannya dan pastikan juga apakah kita memang membutuhkan hajar jahanam. Yang utama, jangan lupa pastikan bahwa hajar jahanam yang kita beli itu asli karena banyak dijual hajar jahanam yang jahanam (palsu) dan akhirnya nggak ngefek sama sekali, cepat juga deh ccrrrr nya.


Posting Komentar